Tuesday, 07 September 2010
Goes To Bali
Goes to Bali ~ Your perfect holiday solution
Home arrow Explorasi Bali arrow Alas Kedaton (Alas Kedaton Mongkey Forest)
Menu Utama
Home
Berita dan Agenda
Explorasi Bali
Akomodasi
Paket Tour
Flight Schedule
Petualangan
Hubungi Kami
Pencarian
Indek GoestoBali
Links
Dictionary
Jumlah Pengunjung
Today38
Yesterday32
Week70
Month269
All42141

(C) Fliesenstadt
bali,tour
Ramalan Cuaca
sumber: bmg.go.id
bali,tour
Alas Kedaton (Alas Kedaton Mongkey Forest) Cetak E-mail
Ditulis oleh Administrator   
Wednesday, 22 November 2006
bali,tour
FRONTPAGE_NO_TRANSLATION_AVAILABLE

Alas Kedaton TempleAlas Kedaton terletak di desa Kukuh Kecamatan Marga + 4 km dari kota Tabanan. Dilokasi ini, populasi monyet ada sekitar 300-an ekor dan jinak banget. Mereka hidup bebas diareal hutan sekitar. Ditengah hutan Alas Kedaton, terdapat sebuah pura yg dulu pernah dipakai oleh Raja Bali bertapa sekitar abad IX. Pura ini mempunyai dua keunikan yang sangat menarik. Pertama memiliki empat pintu masuk ke dalam Pura yaitu dari barat yang merupakan pintu masuk utama yang lainnya dari Utara, Timur dan dari Selatan yang kesemuanya menuju ke halaman tengah. Keunikan yang kedua adalah halaman dalam yang merupakan tempat yang tersuci justru letaknya lebih rendah dari halaman tengah dan luar. Upacara piodalan di Pura ini adalah jatuh pada hari Selasa (Anggara Kasih) dau puluh hari setelah Hari Raya Galungan. Yang mana upacara dimaksud dimulai pada siang hari dan harus sudah selesai sebelum matahari terbenam. Pura ini sering pula disebut Pura Alas Kedaton atau Pura Dalem Kahyangan. Alas Kedaton

Memasuki areal Alas Kedaton, wisatawan akan diantar oleh Ibu-ibu sbg local guidenya. Mereka adalah para pedagang yg memiliki toko2 souvenir disekitar obyek wisata ini. Ada suatu aturan yg cukup bagus saya lihat antar para pedagang tsb. Mereka memiliki nomer antri utk bisa mengantar turis2 berkeliling melihat kawanan monyet yg ada. Selesai jalan2, mereka akan mengajak tamunya mampir di toko mereka dan mencoba menawarkan barang dagangannya spt kaos, daster, celana, dll. Karena ini adalah giliran mereka, jadi yg lain tidak boleh menawarkan dagangannya. Cukup teratur dan adil, jadi semua dapat giliran mengais rejeki. Oh yah, ibu-ibu ini lebih senang jika para pengunjung mau membeli dagangannya daripada dikasih tips atas jasanya nganterin. Alasannya yah alasan dagang, sebagai peng-laris.
Back to the monkey. Disini kita bisa memberikan kera2 ini makanan berupa kacang tanah yg dijual seharga Rp.1.000.-/bungkus. Minta ajah si Ibu yg nganterin beli dan bawain, nanti kita yg kasih makannya. Kalo kita yg bawa…repot. Bakalan dikerubuti monyet. Dimana-mana neh, jangan pernah megang monyet apalage kepala monyet. Dia bakalan galak loh…. Kalau kita dinaikin monyet, gampang kok. Jongkok ajah, maka si monyet akan turun dgn sendirinya. Bagi orang Bali, dinaikin monyet adalah berkah…rejekinya bakalan lancar. Di Alas Kedaton juga ada sekelompok kelelawar gede banget yg bergantungan diatas pohon. Biasanya mereka ada di pohon gede belakang pura. Kalo maseh belum puas liat kelelawar yg tadi, deket parkiran ada beberapa kelelawar yg jinak dan bisa diajak foto. Minumnya Fanta merah oeyy…serius. Cukup dgn naruh donation ajah, si Bapak tua yg punya kelelawar dgn sigap akan membantu kita mencari pose yg pas. Jadi ga usah takut deh ama si Monyet kan masih satu family :).

 
Related Items
Google Search
Google
Banners
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
bali,tour